Bayi Alergi Apakah Masih Bisa ASI?

Bisa banget, AyBun! Walaupun bayi alergi, ASI bisa tetap jalan terus, ya. Karena nggak ada ceritanya alergi ASI. Lalu bagaimana cara ng-ASI-nya?

bayi-alergi

Foto doc. Marko Malca

Pertama-tama, kita cari tahu dulu bayi kita alergi apa. Bisa dengan konsultasi dan diskusi ke DSA (dokter spesialis anak) atau kita perhatikan sendiri.

Cara memerhatikannya bagaimana?

Saat timbul jejak alergi pada bayi yang masih ASI, coba kita sebagai ibunya ingat-ingat kemarin makan apa, minum apa. Misalnya makan keju. Nah, ada kemungkinan bayi kita alergi susu sapi karena keju adalah makanan turunan susu sapi. Atau misalnya habis makan tahu banyak banget. Bisa jadi bayi kita alergi soya.

Ini hanya cara simpel yang biasa digunakan orang awam macam kita dalam mendeteksi alergi. Tapi jauh lebih baik jika kita sempatkan diskusi dengan DSA. Karena, kan DSA sekolahnya lama banget, jadi insya Allah ilmunya banyak dan dapat mendiagnosa dengan akurat berdasarkan ilmunya, nggak sekadar tebak manggis seperti kita.

Lalu, bagaimana agar kita tetap bisa ng-ASI?

Nah, agar bayi alergi bisa tetap minum ASI, kita sebagai bunda ng-ASI lah yang menghindari makanan dan minuman pencetus alergi tersebut. Sebenarnya mudah, bukan?

Tapi, jangan lupa asupan kita sebagai bunda ng-ASI juga harus bagus. Perhatikan gizinya, cari pengganti makanan dan minuman pencetus alergi dengan kualitas gizi yang serupa.

Dan, yang lebih penting, pastikan saat ng-ASI, kita hepi selalu, jauhi galau. Kabarnya, kata para bunda yang sukses ng-ASI, kuncinya adalah BE HAPPY. :) Let’s smile! Tring!

Mari Berbagi
(Visited 4 times, 1 visits today)
, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *