Homeschooling: Belajar Berwudhu dari Buku

Buku Belajar Berwudhu terbitan DAR Mizan ini Bunda beli saat Muhammad masih kecilll banget. Lupa tepatnya di usia berapa. Tapi belinya ingat, di pameran buku. :)

buku-belajar-wudhu

klik gambar untuk melihat lebih jelas

Dulu, buku yang ukurannya super gede ini sempat hanya digigit-gigit sama Muhammad. Untung buku ini mudah dibersihkan. Hihi.

Tapi, belakangan, buku ini sudah ‘dibaca’ alias diperhatikan gambarnya dan dikarang ulang oleh Muhammad. Misalnya halaman basuh wajah, Muhammad bilang, “Adek besih-besih wajahna…” dll., dst.

Awalnya Muhammad juga belum tahu itu urutan berwudhu. Dia hanya tahu si tokoh dalam gambar itu lagi cuci tangan, cuci muka, dll. Lalu perlahan Bunda cerita, itu berwudhu namanya. Kalau mau sholat, harus wudhu.

Setelah itu, hampir setiap lagi mandi, Muhammad bilang habis mandi dia mau sholat dan dia mau cuci tangan atau besih-besih wajah. Bunda pun paham, maksudnya Muhammad mau wudhu.

Dan tadi pagi, Muhammad sudah nenteng-nenteng buku ini, dia baca ala-ala dia. Terkadang Bunda menimpali, itu lagi basuh kaki, misalnya. Atau lagi bersih kuping. Muhammad manggut-manggut, lalu nunjuk, “Ini lagi besih tangan ya, Bunda?”

Secara nggak sadar, sebenarnya Muhammad sedang belajar berwudhu melalui media buku ini. Dia sih kayaknya hanya menganggap dirinya sedang bermain, menggunakan imajinasinya dengan mengarang dengan kata-katanya sendiri, membayangkan dia lah tokoh dalam buku tersebut.

Next step, Bunda kayaknya akan bawa buku itu ke kamar mandi dan ngajak Muhammad praktek. Untung dalam buku itu tidak ada tulisan Allah ataupun doa-doa dalam bahasa Arab, sehingga aman-aman saja dibawa ke kamar mandi. :)

Thanks, DAR Mizan. Bukunya sudah membantu Bunda dalam bermain homeschooling2an dengan Muhammad. :)

Mari Berbagi
(Visited 12 times, 1 visits today)
, , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *