Tarawih dan Puasa Pertama

Semalam, adalah tarawih ‘betulan’ Hana yang pertama. Anak kecil satu ini kalau nggak salah pernah diajak tarawih waktu umur 3 tahun dulu. Tapi, kayaknya gak lama dan dia belum ikutan sholat.

Tapi, semalam, Bunda ngajak Hana tarawih di Mushalla depan rumah Kakek-Nenek-nya yang 23 rakaat. Dan, dia ternyata bisa ngikutin dari awal sampai akhir. Subhanallah.

Awalnya, Bunda mau suruh Hana istirahat sebentar. Tapi, Hana nggak mengeluh, jadi Bunda biarkan. Walau begitu, setiap 2 rakaat dia tanya2 sih, udah berapa. Haha…

Tadi pagi dia juga ikut sahur walau masih di kamar, di tempat tidur — sambil duduk untungnya. Abi, Bunda, dan Hana juga shalat Subuh berjamma’ah.

Karena masih kecil, si anak kriwil ini Bunda buatkan jadwal puasa khusus. Jam 9 boleh minum susu. Jam 12 / dzuhur buka puasa.

Tapi, saat adzan dzuhur terdengar tadi, Hana menolak buka puasa, mau sampai sore katanya. Bunda mengijinkan, dengan syarat kalau lapar Hana harus bilang. Dengan yakin, dia bilang mau sampai sore.

Eeeehhh…barusan, sepluluh menit setelah adzan, dia senyum2 dan bilang, “Hana lapar, Bunda.”

Haha…oke deh, Na. Yang penting kamu dah belajar puasa.

Dan, barusan, Hana pun berbuka dengan air putih dan donat.

Anakku dah gede euy! ;)

Tags: ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

2 Responses to “Tarawih dan Puasa Pertama”

  1. [...] dari Hana yang semakin besar, hingga saya sendiri yang melalui banyak [...]

  2. ke2nai says:

    Hana mulai belajar puasa ya.. sm dong Keke juga.. tp sbl jalan aja sih.. gak di paksain.. :D

Leave a Reply